Ibadat Arwah dengan ujub mendoakan keselamatan jiwa saudara-saudara kita yang telah meninggal, dilaksanakan pada Sabtu Suci, 16 April 2022 pk 08.00 pagi sampai selesai. Kegiatan bertempat di makam Kristen perumahaan Rewwin. Pelaksana kegiatan adalah OMK dan Rekat lingkungan 1,2,3 St. Paulus Rasul, dibantu bapak-bapak.
Ibadat Arwah di makam ini merupakan kegiatan khas - karena Rewwin adalah salah satu perumahan yang memiliki makam Kristen dan cukup banyak warga wilayah St. Paulus yang dimakamkan di sini - meskipun nama-nama almarhum yang diujubkan dalam ibadat arwah bisa saja dimakamkan di lain tempat.
Disebut khas, karena di Paroki Salib Suci, hanya lingkungan St Paulus saja yang mengadakan ibadat arwah bertempat langsung di makam.
Kegiatan diawali pada pk 06.00, teman-teman OMK dan Rekat (Yeski L1, Dandi L2, Ino L3, Ayos L2, kak Shevyn) dibantu pak Fitri, pak Budi (bawa mobil pickup), bu Indri, mulai mengangkut kursi, bunga tabur, dan perlengkapan penunjang (sound system, meja altar, lilin, salib, dsb) dari kediaman pak Dedy menuju makam Rewwin, dilanjutkan menata kursi dan perlengkapan ibadat. Ada yang terlupa, yaitu rangkaian bunga utk hiasan altar. Akhirnya panitia menghubungi bu Medi yang bersedia membuatkan rangkaian dadakan untuk penghias meja altar.
Di lain tempat, kaling 2 pak Wahyu, mempersiapkan konsumsi sebanyak 80 pax utk hadirin ibadat. Karena teman-teman panitia semua berada di makam utk mengatur kursi dan memasang perlengkapan, mau tidak mau 80 kotak kue diangkut sendirian oleh pak Wahyu. Luar biasa cintanya bapak kaling kita dengan warganya.
Pukul 07.30, warga lingkungan mulai berdatangan di lokasi dan menempati kursi-kursi yang telah disiapkan sebelumnya. Kemudian tidak lama, Romo Frans (RP. Frans Sidok, SVD) yang dijemput oleh pak Dedy, tiba di lokasi. Setelah mengecek persiapan yang dilakukan oleh panitia, Romo bertanya, "Di mana lilin-lilin utk dinyalakan di atas makam?" Ternyata dari pihak panitia, tidak ada yang menyiapkan lilin untuk dinyalakan di atas makam karena tidak tahu. Akhirnya disepakati, pada saat prosesi pemercikan air suci pada tiap makam, Romo akan didampingi oleh misdinar yang membawa lilin menyala.
Ibadat dimulai pk 08.00 tepat, dimulai dengan ritus tobat, bacaan 1 (dibacakan oleh Brigitta Mita - anaknya bu Paulus), bacaan Injil, homili oleh Romo, dan pemberkatan bunga tabur. Usai pemberkatan bunga tabur, Romo mempersilahkan umat untuk membawa keranjang bunga dan menaburkan di atas makam.
Kemudian Romo Frans didampingi dua misdinar (Ino dan Dandi), berkeliling mereciki tiap makam dengan air suci. Di samping altar, para ketua lingkungan secara bergantian membacakan nama-nama almarhum yang diujubkan dalam doa.
Pada akhir prosesi, diadakan penerimaan Sakramen Perminyakan utk bapak Hendrik (L1) yang datang menggunakan kursi roda. Sakramen Perminyakan diterimakan untuk memberi penguatan dan kesembuhan bagi si penerima.
Ibadat ditutup dengan berkat oleh Romo Frans pada pk 08.45. Kemudian disusul oleh sambutan dari pak Dedy selaku yang dituakan di lingkungan St. Paulus, dan disambung oleh Romo Frans.
Harapan Romo, pada Ibadat Arwah mendatang 2 November, umat yang hadir bisa lebih banyak, dan sekalian diadakan misa di lokasi makam ini, dilanjutkan makan bersama. Dan untuk Sabtu Sunyi tahun depan, panitia harap menyiapkan lilin utk digunakan umat menyalakan lilin di tiap makam.
Total hadirin yang datang. lebih kurang ada 80 (delapan puluh) orang.
Panitia mengucapkan banyak terimakasih kepada ketua lingkungan 1 Pak Fitri, ketua lingkungan 2 pak Wahyu, dan ketua lingkungan 3 Pak Matias, serta segenap bapak-ibu yang berkenan hadir dan membantu pelaksanaan kegiatan ini. ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ
Album foto (klik) : https://photos.app.goo.gl/ggc8SAztZEqXiqXR8











Komentar
Posting Komentar